“Coming Home…”

Agustus 24, 2012 § 4 Komentar

Home

“it may be long to get me there
It feels like I’ve been everywhere
But someday I’ll be coming home
Round and round the world will spin
Oh, the circle never ends
So you know that I’ll be coming home”

-John Legend ~ Coming Home-

Torehan rasa, dari sisa perjalanan  pulang.

_mudik edition_

Iklan

Halaman Baru

Agustus 23, 2012 § 10 Komentar

Gambar

 

Mungkin kata yang tepat adalah “Terpaksa”. Terpaksa pindah ke media yang baru untuk menumpahkan isi kepala. Terpaksa mengalah pada kebijakan ala kapitalis si CEO baru. Terpaksa menyisakan jarak dengan kawan-kawan lama di komunitas terdahulu. Ya, terpaksa.

 

Mungkin tak ada salahnya juga kondisi ini. Ibarat buku, sebagus apapun isi yang terdapat pada satu bagian buku, kau akan “terpaksa” membuka halaman baru untuk melihat sisi lain, melanjutkan cerita, dan menyambungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya.

 

Ini halaman baruku: “Mutsaqqif.wordpress.com”

demi melihat sisi lain, melanjutkan cerita, dan menyambungkan peristiwa…

Gak Bisa Ngantri, Ya?

Agustus 14, 2012 § 6 Komentar

Makan siang kali ini, menu pilihan saya jatuh pada masakan padang. Pedas dan penuh bumbu. Pas buat cuaca siang nan terik khas Jakarta. Seperti biasa, rumah makan dengan menu Masakan Padang yang saya tuju ramai pengunjung. Wajar lah, jam makan siang juga, pun antrian tak terlalu panjang. Saya pun masuk ke dalam dan bersiap mengantri.

Sibuk dan crowded, tapi masih terkendali lah. Sampai pada satu ketika, seseorang rapi bergaya parlente, ingin membayar apa yang sudah ia dan kawannya makan. Awalnya ia berdiri tepat di samping kiri saya. Keadaan berubah. Antrian mulai mengular, si pria bergaya parlente kesulitan dan mendapat antrian yang lumayan panjang dan rumit serta berisik. Seketika, si pria parlente menyalip tepat di depan saya. Dan dalam keadaan yang penuh seperti itu, jelas tubuh saya tersenggol tubuhnya yang bergeser tempat. Ngajak Ribut! Saya diamkan dulu sejenak, dia sadar gak ada ORANG di belakangnya. 1…2…3…4…5…ternyata dia gak menggubris. Saya bergeming. Tetap pada posisi. Diam sambil mengepalkan tangan. Menu makan siang bisa berubah dari Masakan Padang ke bogem mentah!

Ternyata memang orang itu bebal. Dicuekin aja gitu ORANG dibelakang yang disalipnya. Sampai dia selesai urusannya dengan kasir, nyelonong aja keluar. Mood makan siang berubah jadi mood ngehajar orang, mending saya keluar aja lah cari menu makan yang lain. Huuufffht. Gayanya rapi ala orang intelek, tapi etika ngantri aja gak ngerti. Ampun dah. Ammpuun….

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Agustus, 2012 at Mutsaqqif.