Harap Tidak Melukai

Januari 8, 2013 § 20 Komentar

harap

“2013, saya akan mendatarkan harap”

Nada yang melemah atas sebuah perasaan kecewa dan terluka terhadap harap yang dipancang. Mungkin karena tak sampai pada hasil dari ujung harapan atau terseok menerus dalam menerima arah lain dari harap yang dipandang.

Benarkah harap itu akan melukai? Menggerus terus diri sampai pada kasta terbawah: pesimis lagi skeptis. Benarkah?

Harap takkan pernah melukai,  takkan sanggup mengecewakan, takkan bisa. Sebab kekuatan harapan itu bukan pencapaian pada hasil akhir. Bukan!

Tak terasakah? Ketika harap baru saja singgah, ada semangat yang menggelora di raungan kerasnya hari-hari

Tak sadarkah? Ketika harap digenggam, warna hidup tiba-tiba menjadi cerah di tengah rundung mendung yang bisu

Tak sampaikah? Ketika harap terenyuh dalam dada, maka tekad muncul memenuhi ruang gerak langkah hidup

Atas sebuah harapan, kita menjadi pribadi yang baru bahkan jauh sebelum harapan itu tercapai. Kenikmatan besar atas harapan adalah perjalanan proses.

Akankah kita menjadi hakim atas Yang Maha Adil? Karena harap tak sampai pada apa-apa yang kita anggap terbaik.

Teruslah berharap hanya karena Allah, hanya agar Dia lekat bersama kita. Dalam ucap optimis, langkah tegap, dan gerak lincah menapak jalan mencapai perubahan.

Jangan berharap atas hasil di ujung perjalanan, karena indahnya harap adalah pengalaman selama perjalanan.

*terus menasihati diri sendiri dan menulisnya untuk berbagi

wish

sumber gambar: di sini dan sini

Iklan

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Januari, 2013 at Mutsaqqif.